Spesifikasi dan Fitur: Mengandalkan Kirin Seri 8 & Kamera XMAGE
Dari segi performa dapur pacu, bocoran perangkat perdana di bawah naungan Xingmang disinyalir bakal ditenagai oleh chipset Kirin seri 8.
Penggunaan seri chipset ini makin mempertegas posisi Xingmang di segmen mid-range unggulan menawarkan keseimbangan antara efisiensi daya dan performa harian yang responsif.
Untuk sektor perangkat lunak (software), ponsel-ponsel Xingmang akan menjalankan sistem operasi mandiri besutan Huawei, yaitu HarmonyOS.
Hal ini wajar mengingat Huawei masih berada dalam daftar pembatasan perdagangan Amerika Serikat, sehingga penggunaan Android versi Google Play Services belum memungkinkan dan beralih penuh pada ekosistem buatan sendiri atau AOSP.
Meskipun menyasar kelas menengah dan diperkirakan akan memangkas sejumlah fitur premium (seperti konektivitas komunikasi satelit), Huawei tidak melupakan sektor fotografi.
Ponsel Xingmang disebut-sebut tetap dibekali teknologi pemrosesan gambar khas Huawei, yaitu XMAGE teknologi pencitraan proprietary yang dikembangkan Huawei pasca mengakhiri kerja sama dengan Leica.
Tidak hanya sebatas smartphone, rumor yang beredar juga menyebutkan bahwa merek Xingmang berpeluang diperluas ke jajaran produk ekosistem lainnya, seperti gadget AIoT dan aksesori pintar.
Menilik Sejarah Sub-Brand Huawei
Langkah Huawei dalam menghadirkan sub-brand baru bukanlah hal yang pertama kali terjadi. Jauh sebelum ini, strategi serupa pernah sukses besar lewat kehadiran HONOR.
