Melalui optimalisasi baru, Galaxy S27 Ultra mampu mempertahankan daya tinggi di kisaran 55W hingga 56W dalam durasi yang lebih lama pada tahap awal pengisian. Penyesuaian kurva pengisian daya ini memungkinkan proses pengisian berjalan lebih cepat secara keseluruhan.
Menariknya lagi, peningkatan kecepatan pengisian daya tersebut tetap terasa meskipun kapasitas baterainya membengkak. Berdasarkan informasi sertifikasi yang beredar, Galaxy S27 Ultra diprediksi mengusung baterai jumbo berkapasitas sekitar 5.700 mAh.
Angka ini melonjak cukup jauh dibandingkan kapasitas 5.000 mAh yang tertanam di Galaxy S26 Ultra. Kombinasi baterai lebih besar dan pengisian daya yang lebih efisien jelas menjadi angin segar bagi para pengguna bermobilitas tinggi.
Kamera AI Canggih Bebas Masalah Lens Flare
Tidak hanya dari sisi baterai, sektor fotografi Galaxy S27 Ultra juga mendapatkan perhatian khusus. Samsung dikabarkan sedang menguji perangkat lunak prototipe berbasis AI yang dirancang spesifik untuk mengatasi masalah lens flare atau suar lensa.
Seperti diketahui, lens flare sering kali muncul sebagai pantulan cahaya yang mengganggu ketika kamera dihadapkan langsung pada sumber cahaya terang, seperti lampu jalan di malam hari, lampu panggung, atau paparan sinar matahari.
Melalui pemrosesan gambar berbasis AI terkini, sistem secara otomatis akan membersihkan artefak pantulan cahaya tersebut segera setelah foto diambil. Sumber internal menyebutkan bahwa hasil uji coba menunjukkan foto yang sangat bersih, di mana efek suar lensa berhasil dihilangkan hampir sepenuhnya secara visual.
Pendekatan berbasis perangkat lunak (computational photography) ini membuktikan komitmen Samsung dalam memaksimalkan potensi AI untuk menghasilkan jepretan foto yang lebih natural, tajam, dan profesional dalam berbagai kondisi pencahayaan ekstrem.
