Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Bisnis

Panen Perdana Pisang Cavendish Kualitas Ekspor di Purwakarta

By RedaksiSenin, 24 Mei 2021

PURWAKARTAUPDATE.com | Panen perdana pisang Cavendish kualitas ekspor yang ditanam di lahan PT Gistex Chewon Synthetic yang berlokasi di Jalan Raya Purwakarta Subang-Km. 12, Desa Cijaya, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, pada Senin (24/5/2021).

Napak hadir para pejabat dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Serta hadir juga dari Kementerian PPN / Bappenas, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Direktur PT Cipta Agri Pratama, Pimpinan PT Gistex Chewon Shynthetic, dan Muspika Kecamatan Campaka.

Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Hortikultura, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), RR Yuli Sri Wilanti, mengatakan pengembangan produk holtikultura jenis buah Pisang Cavendish ini terus didorong Pemerintah melalui Kemenko Bidang Perekonomian melalui program Program Pengembangan Hortikultura Berorientasi Ekspor. 

Baca Juga:  Inilah 11 Orang yang Lulus Seleksi Administrasi Calon Direktur PDAM Purwakarta

“Ini merupakan inisiasi dari pelaku usaha yang memang sudah bergerak di bidang agribisnis khususnya buah-buahan. Kami dari Kementerian sangat mendukung inisiasi program seperti seperti ini,” ucap Yuli, saat ditemui di Purwakarta, pada Senin (24/5/2021).

Kedepan, sambung dia, pihkanya akan melakukan kolaborasikan dengan dukungan pemerintah melalui Kementerian-Kementerian teknis yang memang membidangi untuk pengembangan agribisnis ini.

“Kerja sama kemitraan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan swasta, dan petani adalah solusi yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, daya saing, dan kontinuitas produk pisang cavendish sehingga dapat memenuhi kebutuhan baik bagi pasar lokal maupun pasar global serta sebagai upaya Pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional,” ucap Yuli.

Baca Juga:  Pakai Kick Starter Memang Merepotkan, Tapi Ternyata Banyak Manfaatnya

Dijelaskannya, sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yakni mendorong petani dan nelayan agar membangun model bisnis korporasi dengan skala ekonomi yang efisien sehingga dapat mempermudah petani dan nelayan dalam mengakses pembiayaan, teknologi, dan memperkuat pemasaran produk.

“Program ini adalah salah satu upaya meningkatkan pemerataan ekonomi di daerah ditengah Pandemi Covid-19. Kita akan terus terdorong karena ini kan murni dari kesadaran masyarakat untuk betul-betul melakukan agrobisnis yang memang punya ada yang lebih tinggi lagi orientasinya ini untuk ekspor,” ucap Yuli.

Ditempat yang sama, Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumber Daya Alam, Kemenko Perekonomian, Dr. Raden Edi Prio Pambudi, mengatakan Pisang itu termasuk komoditi yang potensial bagi ekspor. Jadi peruntukannya tidak hanya ke dalam negeri.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19, Produksi Peuyeum Bendul di Purwakarta Turun Drastis

“Tapi agribisnis sendiri itukan merupakan sebuah ekosistem, tidak bisa kemudian hanya dikembangkan secara parsial. Sehingga Kita melihat kolaborasi seperti ini, ya Kementerian untuk menyambut. Oleh karena itu disini kita juga undang dari semua Kementerian,” ucap Edi.

Sehingga, sambung dia, ada kolaborasi secara program supaya semuanya juga lebih ke arah target yang tepat.

“Ya kan di sini bisa membantu ke petaninya, bisa memulihkan industrinya, bahkan juga untuk industri yang mungkin tidak di dalam agribisnis ternyata berhubungan karena di tekstil ini ternyata juga bisa memanfaatkan hasil-hasil dari agribisnis ini dan itu yang kita harapkan,” pungkasnya.(Jabarnews.com)

Panen Perdana Pisang Cavendish Pisang Cavendish Kualitas Ekspor
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Hunian Strategis di Kawasan Timur Jakarta: Akses Transportasi Umum Jadi Kunci Kenyamanan dan Kualitas Hidup

Selasa, 18 Agustus 2026

Baznas RI Kembangkan Batik Ciprat Kelompok Disabilitas di Jabar

Senin, 6 Juli 2026

Terima 50 Pelaku Usaha Purwakarta, Anggota DPR Siap Perjuangkan Aspirasi

Rabu, 1 Juli 2026

Jelang Idul Adha 1447 H, Harga Sapi Kurban di Purwakarta Melonjak

Senin, 25 Mei 2026
Leave A Reply

Are you human? Please solve:Captcha


Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.