PurwakartaUpdate.com – Motor matik bekas yang terasa berat saat diajak berakselerasi patut diperiksa sebelum dibeli. Ada dua bagian yang disebut mekanik perlu mendapat perhatian, yakni area CVT terutama roller dan filter udara.
Tarikan motor matik yang lemot bisa terasa sejak motor mulai berjalan, terutama ketika mesin berada di putaran bawah. Kondisi seperti ini cukup sering dijumpai pada motor bekas yang sudah digunakan sebelumnya.
Dody Irawan, mekanik bengkel D-Garage di Jl. Warakas VII Gang 8, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menyebut pemeriksaan bisa dimulai dari area CVT.
“Pertama dari area CVT-nya harus dicek dulu.Paling sering bikin tarikan lemot itu dari area roller yang tidak normal,” terang Dody dikutip dari laman GridOto, Senin (21/9/2026).
Roller yang sudah aus, menurut Dody, dapat membuat tarikan motor terasa lebih berat pada putaran bawah.
“Roller CVT yang sudah aus itu bisa bikin tarikan mesin motor matik terasa lemot dan berat di putaran bawah,” tambahnya.
Tak hanya kondisi roller. Ukuran komponen tersebut juga perlu diperhatikan saat memeriksa motor matik bekas.
Dody mengatakan, penggunaan roller dengan bobot yang terlalu berat juga dapat menjadi salah satu penyebab tarikan terasa lemot.
“Kadang ada yang pakai roller terlalu berat juga, karena biasanya saat servis dia tidak tahu diberi roller apa yang dipasangkan sama pemilik bengkel,” tegasnya.
Setelah CVT, bagian berikutnya yang perlu dicek adalah filter udara.
“Lanjut ke penyebab kedua ada di area filter udara,” tambah Dody yang ngebengkel sejak tahun 2004.
Filter udara yang terlalu kotor dapat menghambat aliran udara menuju ruang bakar. Kondisi itu, menurut Dody, bisa membuat tarikan motor terasa berat.
“Karena tarikan lemot dan berat ini biasa disebabkan oleh aliran udara yang masuk ruang bakar tidak lancar,” ujarnya lagi.
Menurut Dody, kondisi filter udara yang sudah sangat kotor masih kerap ditemukan pada motor bekas.
Karena itu, calon pembeli disarankan memeriksa kedua bagian tersebut sebelum membawa pulang motor yang diincar.
“Di motor bekas itu sering ditemukan kondisi filter udara yang sudah parah dan tidak diganti. Makanya harus cek dua area tersebut saat kalian baru beli motor bekas,” pungkasnya.***
