Purwakartaupdate.com, Purwakarta – Di tengah semakin meningkatnya kekhawatiran akan kenakalan remaja, terutama di kalangan pelajar, Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat terus berupaya melakukan berbagai langkah antisipatif.
Salah satunya adalah kegiatan penyuluhan hukum tentang penyalahgunaan Narkoba, kekerasan terhadap anak dan bullying yang diinisiasi oleh Polsek Maniis.
Kegiatan tersebut berlangsung di SMPN 2 Maniis, Kabupaten Purwakarta ini diikuti dengan penuh antusias oleh ratusan pelajar serta guru, pada Kamis, 5 November 2026.
Kapolres Purwakarta, AKBP Febri Nurzam melalui Kapolsek Maniis, IPTU Jonson Sirait mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa, guru, dan orang tua mengenai bahaya kenakalan remaja, khususnya tawuran, penyalahgunaan narkoba ataupun kekerasan terhadap anak dan bullying yang belakangan ini menjadi tren negatif di kalangan pelajar.
Jonson menekankan pentingnya peran semua pihak, termasuk orang tua dan guru, dalam mencegah terjadinya kenakalan remaja.
“Tawuran, narkoba, kekerasan terhadap anak dan bullying serta berbagai bentuk kenakalan remaja adalah ancaman serius bagi masa depan generasi muda kita. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah, mengedukasi anak-anak kita agar mereka bisa mencapai cita-citanya tanpa terjerumus ke hal-hal negatif,” ujar Kapolsek.
Ia menekankan sebagai pelajar jangan hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga penting menjaga etika dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengingatkan agar para siswa menghindari perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja, yang dapat merusak masa depan dan nama baik keluarga. Tunjukkan perilaku yang baik, sopan, dan santun, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Etika adalah cermin dari kepribadian kalian,” ujar Jonson.
Tak hanya itu, Kapolsek juga mengingatkan bahaya perundungan atau bullying, yang sering kali menjadi masalah serius di lingkungan sekolah. Tindakan bullying tidak hanya melukai secara fisik tetapi juga psikologis.
Pesan lainnya adalah pentingnya kesadaran dalam berlalu lintas, Ia mengimbau para siswa untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain saat di jalan.
Kapolsek juga menyinggung penggunaan knalpot brong yang kerap menimbulkan kebisingan dan ketidaknyamanan.
“Hindari ugal-ugalan di jalan dan patuhi aturan lalu lintas. Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain,” pesan Kapolsek.
Di era digital yang semakin berkembang, Jonson mengajak para siswa untuk memanfaatkan fasilitas teknologi secara positif, terutama dalam kegiatan belajar.
Menurutnya, kecanggihan teknologi dapat membuka banyak peluang bagi generasi muda untuk bersaing di dunia global.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap generasi muda di Kecamatan Maniis, umumnya Kabupaten Purwakarta dapat tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, beretika, dan menjadi kebanggaan keluarga serta masyarakat,” Harap Jonson. (*)
