PurwakartaUpdate.com – Pasar skuter matic sporty kelas 150 cc hingga 160 cc di Indonesia selama ini dikuasai oleh raksasa manufaktur asal Jepang.
Namun, kehadiran QJMotor Viento 180 (yang di pasar global dikenal juga sebagai QJMotor AX 180) seolah ‘merusak’ tatanan dan standar kelas matic gambot yang ada saat ini.
Bagaimana tidak? Ketika pabrikan Jepang masih nyaman memasarkan mesin 155 cc hingga 160 cc, QJMotor justru langsung melompat ke kapasitas mesin yang lebih besar dengan teknologi dan fitur masa depan yang bikin kompetitornya ketar-ketir.
Desain Agresif Berbalut Fitur Masa Depan: Winglet Hingga Layar Touchscreen
Secara visual, QJMotor Viento 180 mengusung lekukan bodi sporty yang sangat agresif. Sepintas, siluetnya mengingatkan kita pada Yamaha Aerox, namun dengan pendekatan desain yang jauh lebih tajam.
Bagian fasia depannya dibekali winglet ala motor balap MotoGP, dipadukan dengan pencahayaan full LED serta lampu DRL (Daytime Running Light) bernuansa futuristik.
Namun, kejutan terbesar yang membuat pecinta otomotif terpana ada pada panel instrumen digitalnya.
QJMotor Viento 180 dibekali panel spidometer TFT Full Touchscreen yang pengoperasiannya mirip dengan smartphone.
Fitur ini menjadi terobosan baru di kelas matic menengah yang belum pernah diterapkan oleh pabrikan Jepang kelas 150–160 cc.
Performa Mesin 175 cc dan Bantuan Teknologi Hybrid
Sektor dapur pacu menjadi alasan utama mengapa motor ini disebut ‘merusak’ standar.
QJMotor Viento 180 menggendong mesin 175 cc (kapasitas aktual 170 cc), 1-silinder, SOHC, 4-katup, dengan pendingin cairan (liquid-cooled).
Mesin tersebut sanggup menyemburkan tenaga maksimal sebesar 18 hp (13,5 kW) pada 8.500 rpm dan torsi puncak 15 Nm pada 6.500 rpm.
Tak berhenti di situ, matic ini juga sudah mengadopsi teknologi hybrid ringan.
Sistem akselerasi bantuan (mild hybrid) ini memberikan dorongan tenaga ekstra selama 3 detik pertama saat awal mumpuni bertakhtanya daya dari aki, membuat akselerasi awal terasa makin responsif dan padat.
