PurwakartaUpdate.com — Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah pesatnya masuknya investasi teknologi berteknologi tinggi.
Dalam pembahasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) proyek Data Center berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) BDx AI Campus 2 (CGK4) di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Pemprov Jabar secara resmi melibatkan jajaran pakar independen dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Indonesia (UI).
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan bahwa proyek megah senilai Rp3,5 triliun tersebut benar-benar melewati uji kelayakan lingkungan yang komprehensif, objektif, serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah tanpa mengabaikan keselamatan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Investasi Bukan Alasan Mengabaikan Lingkungan
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa nilai nilai investasi yang fantastis tidak boleh menyepelekan aspek daya dukung lingkungan.
Menurutnya, pembahasan AMDAL wajib berpatokan penuh pada data teknis, keahlian akademis, dan metodologi ilmiah yang presisi.
“Pertimbangan nilai investasi tidak boleh menjadi satu-satunya dasar dalam menentukan kelayakan lingkungan sebuah proyek. Pembahasan AMDAL harus mengacu pada keahlian dan data teknis,” tegas Dedi Mulyadi.
