Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Ragam

Terdampak Proyek KCJB, Warga Desa Depok Darangdan Mengadu ke DPRD Purwakarta

By RedaksiRabu, 2 Maret 2022
Kantor DPRD Kabupaten Purwakarta. (Istimewa)

Purwakarta Update | Sejumlah warga Desa Depok, Kecamatan Darangdan yang terdampak proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) mengadukan nasibnya ke DPRD Kabupaten Purwakarta, Selasa (1/3/2022). Mereka meminta DPRD mendesak pemerintah untuk memberikan ganti rugi lantaran sawah milik warga rusak karena terkena urugan tanah proyek KCJB.

Salah seorang pemilik sawah, Atini (52) mengaku kehilangan mata pencahariannya sebagai petani selama kurang lebih empat tahun lantaran sawah miliknya rusak terkena material aktivitas proyek KCJB. Bahkan, keluarganya sampai kelaparan karena sumber mata pencaharian satu-satunya yakni sawah sudah tidak bisa digarap lagi.

Baca Juga:  Selain Rasanya Enak, Tiga Buah Ini Bisa Mengobati Penyakit Diabetes Lho!

Sementara itu, warga Kampung Nangeleng bernama Lim Halimah (48) terpaksa berhutang hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya karena areal sawahnya tertimbun oleh urugan tanah yang dilakukan oleh pihak pengembang proyek.

“Lahan sawah yang tertimbun tanah galian proyek kereta cepat milik saya seluas 1.463 meter, berada di blok parakanleuwi,” ujarnya, Selasa (1/3/2022).

Lalu warga lainnya yakni Ai Fatimah (41) mengatakan, sekitar dua hektar areal sawahnya mengering dan rusak karena saluran irigasinya tertimbun material urugan tanah.

Baca Juga:  503 Siswa SMAN 1 Jatiluhur Telah Mengikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama
1 2 3
DPRD Purwakarta Proyek KCJB Proyek KCJB Darangdan Proyek KCJB Purwakarta Purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Jalan Lingkungan di Desa Cigelam Mulai Diperbaiki, Warga: Alhamdulillah Sekarang Lebih Nyaman

Sabtu, 19 September 2026

COSMIC, Band Hard Rock Asal Purwakarta yang Konsisten Berkarya Sejak 2020

Sabtu, 19 September 2026

Bukan Sekadar Juara! Zahra Aprilia Wijaya, Pesilat Muda SMPN 1 Babakancikao yang Terus Kepakkan Sayap Prestasi

Jumat, 18 September 2026

Zihan Faiha Az-Zalya, Karateka Inkanas Purwakarta Torehkan Prestasi hingga Panggung Dunia

Jumat, 18 September 2026
Leave A Reply

Are you human? Please solve:Captcha


Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

Kisah Keluarga Atmanagara, Keturunan Perintis Purwakarta dan Bogor yang Multi-Talenta

Selasa, 1 Juli 2025

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.