Close Menu
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Perdana! Hari Jadi Purwakarta ke-195, Masyarakat Edukasi Sejarah dengan Twibbon

Sabtu, 18 Juli 2026
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Purwakarta Update
  • Beranda
  • Pemerintahan
  • Bisnis
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Ragam
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Citizen Journalism
Bisnis

Harga Kedelai Tinggi, DKUPP Purwakarta Antisipsi Penghentian Produksi Tempe dan Tahu

By RedaksiJumat, 25 Februari 2022
Pengrajin tahu di Purwakarta saat menunjukkan tempat produksinya yang mogok. (JabarNews)

Purwakarta Update | Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Purwakarta terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak mengantisipsi penghentian produksi tempe tahu oleh produsen akibat tingginya harga kedelai impor.

Kepala DKUPP Kabupaten Purwakarta Dra. Hj. Karliati Juanda, melalui Kepala Bidang Perdagangan, Wita Gusrianita, mengamini adanya kondisi para pedagang tahu dan tempe di Kabupaten Purwakarta yang susah. Sebab, harga bahan pokok tahu dan tempe atau kedelai memang terus mengalami kenaikan.

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh kenaikan harga impor kedelai dari luar negeri.

Baca Juga:  Harga Kedelai Naik, Pelaku Usaha Tempe di Purwakarta Terpaksa Kurangi Ukuran

“Berdasarkan keterangan Kementerian Perdagangan importir lagi susah, Amerika, cina sebagai negara importir lagi banyak permintaan. Selain itu, Kementerian Perdagangan juga mendorong importir untuk tetap menjaga ketersediaan mengingat terdapat 150rb pengrajin tahu tempe yang perlu dijaga keberlangsungan usahanya,” jelas Wita, pada Jumat (25/2/2022).

Informasi dari Kementerian Perdagangan, sambung dia, perkembangan harga CBOT, harga kedelai akan terus mengalami kenaikan hingga pertengahan tahun 2022 akibat meningkatnya inflasi di negara produsen, shortgae tenaga kerja dan adanya kenaikan sewa lahan yang mengakibatkan petani menaikkan harga kedelainya.

Baca Juga:  Pemkab Purwakarta Gelar Bazar Sembako Murah di Bale Indung Rahayu, Upaya Stabilkan Harga Bahan Pokok
1 2
DKUPP Purwakarta Harga Kedelai Naik Harga Tempe Naik Tahu Tempe Purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link

Berita Lainnya

Baznas RI Kembangkan Batik Ciprat Kelompok Disabilitas di Jabar

Senin, 6 Juli 2026

Terima 50 Pelaku Usaha Purwakarta, Anggota DPR Siap Perjuangkan Aspirasi

Rabu, 1 Juli 2026

Jelang Idul Adha 1447 H, Harga Sapi Kurban di Purwakarta Melonjak

Senin, 25 Mei 2026

Jabar Lampaui Target Sertifikasi Halal, Pendampingan UMKM Berlanjut

Jumat, 22 Mei 2026
Leave A Reply

Are you human? Please solve:Captcha


Terpopuler

Hari Jadi Purwakarta 2026 Siap Digelar, Catat Jadwal dan Lokasi Kegiatannya

Selasa, 9 Juni 2026

PATRAS dan Karang Taruna RW 06 Sukajadi Santuni Anak Yatim di Momen Hari Jadi Purwakarta

Senin, 22 Juni 2026

Diduga Usai Berselisih dengan Sekelompok Pemuda, Sekuriti Ditemukan Tewas di Tanggul Kayat Jatiluhur

Jumat, 24 Juli 2026

Misteri SINDANGKASIH dalam Sejarah Kepemimpinan KDM dan DALEM SHOLAWAT

Selasa, 21 Juli 2026

Perdana! Hari Jadi Purwakarta ke-195, Masyarakat Edukasi Sejarah dengan Twibbon

Sabtu, 18 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Privacy Policy
  • Indeks
© 2026 purwakartaupdate.com

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.